Recents in Beach


Puisi-Puisi Karya Arbi Sanit

 

Oleh Arbi Sanit

Zikir Hujan

ke kasih, 

segala yang pernah terjatuh ke tanah juga menapak

adalah tiap tetesan hujan yang setia memutihkan

segala cuaca.

sungai-sungai mengalirkan,

dedaunan, darah, dan air mata;

muaralah tempat berlabuh dan mengadu

sepanjang perjalanan

dekaplah segala pengakuanku

sebab, tak ada yang lebih mencintaimu

selain hujan dan tanah.



 

2016

Sembilan Ribu Hari

Lan, aku tak pernah paham

Tentang kota yang melahirkanmu

Setahuku,

Kau telah mengisi seluruhnya dengan puisi

 

Alu tak pernah membayangkan,

Apalagi memikirkan jatuh pada mata

 

Lan, dikelahiran yang kesembilan ribu hari

Aku ingin menanggalkan kegelisahan

Pada dada dan punggungmu

 

Sebab, doa-doa telah sampai

Juga seluruh cerita telah habis

Untuk usia kita

 

Aku mencintaimu,

Jadilah pengakrab musim ke musim

Seperti tempat dan kelahiranmu,

Agar cerita terus aku tuliskan

 

Cianjur, 2013



Arbi Sanit, lahir di Cianjur, Jawa Barat 28 Agustus 1990. Mahasiswa Universitas Suryakancana Cianjur. Menulis puisi dan bergiat di Warung Apresiasi Sastra (WARAS) UNSUR.





Posting Komentar

0 Komentar