Recents in Beach


Risalah Tahajud (2), Jaminan Kita Sehat

Oleh Noorchamid Ustadi

HAI SAUDARAKU

Sangat sedikit sekali, ada orang yg bercita-cita TETAP SEHAT dan SEHAT TERUS sampai saat dipanggil ALLAH untuk meninggalkan kehidupan di dunia ini, saat dijemput Malaikat untuk pergi menuju kehidupan selanjutnya.  Sebagian besar orang berpendapat bahwa manusia pasti sakit di masa tuanya nanti.  Padahal, manusia itu dapat hidup sehat terus-menerus asalkan mengetahui rahasia bertahan tetap sehat selama hidup di dunia ini.

Sebagian besar manusia malah bercita-cita SAKIT di kemudian hari. Buktinya, mereka membeli Asuransi Kesehatan dengan harga yang mahal, supaya JIKA sakit di kemudian hari, MAKA biaya berobatnya di rumah sakit dibayar oleh perusahaan asuransi tersebut. 

Sungguh hal tersebut merupakan cara berpikir yang sangat keliru. Mengapa sebagian besar orang SANGAT YAKIN bahwa di kemudian hari akan mengalami kondisi SAKIT yang sangat berat? Untuk mengantisipasi saat mengalami kondisi SAKIT yang sangat berat, sangat menyakitkan, dan sangat mengerikan tersebut, sebagian besar orang meminta tolong kepada perusahaan asuransi dan rumah sakit.

Mengapa sebagian besar orang TIDAK YAKIN bahwa manusia itu dapat hidup SEHAT TERUS dan TERUS SEHAT sepanjang waktu selama hidup di dunia ini?   Dengan demikian, pada waktu orang tersebut meninggal dunia, orang itu dalam keadaan sehat jasmani dan sehat rohaninya.  

Tenyata, sebagian besar orang BELUM MENGETAHUI rahasia besar apa resepnya tetap sehat dan terus sehat selama hidup di dunia ini. Saudaraku, ketahuilah hanya ada SATU rahasia resep tetap bertahan SEHAT selama hidup di dunia ini, yaitu BANGUN dari tidur di tengah malam, kemudian ber-SEGERA mendirikan SHALAT TAHAJUD yang lama di setiap malam hari. Itulah rahasia resep amal perbuatan yang harus kita kerjakan JIKA kita TIDAK MAU SAKIT di kemudian hari.

Mati kita baca dan kita pahami petunjuk dari ALLAH yang tertulis di dalam Kitab Suci AL-QURAN Surat An-Nisa (Surat ke 4) Ayat ke 103: “Maka apabila kamu telah selesai mendirikan SHALAT, ingatlah ALLAH pada waktu berdiri, pada waktu duduk, dan pada waktu berbaring. Kemudian, apabila kamu sudah merasa aman (dari segala bahaya), maka dirikanlah SHALAT itu sebagaimana mestinya. 

Sesungguhnya SHALAT itu merupakan KEWAJIBAN yang ditentukan waktunya bagi orang-orang yang percaya kepada kebenaran isi AL-QURAN (beriman).  Petunjuk dari ALLAH tersebut sangat jelas sekali bahwa semua SHALAT yang tertulis di dalam   AL-QURAN merupakan KEWAJIBAN yang sudah ditentukan waktunya untuk dikerjakan oleh orang-orang yang beriman.

Salah SATU nama SHALAT yang tertulis di dalam AL-QURAN adalah SHALAT TAHAJUD yang waktu untuk mengerjakannya telah ditentukan oleh ALLAH yaitu di tengah malam sampai batas akhir saat adzan Subuh. Itulah PERINTAH ALLAH kepada orang-orang Islam untuk mendirikan SHALAT TAHAJUD di setiap malam hari, dan setelah BANGUN dari tidur di malam hari. 

Satu penelitian ilmiah memberikan petunjuk bahwa BADAN MANUSIA di tengah malam sebelum waktu adzan Subuh terdengar itu HARUS DIGERAK-GERAKAN jika mau selamat dari serangan mendadak penyakit JANTUNG yang sangat menyakitkan dan mengerikan sekali. 

Itulah sebabnya, ALLAH memberikan petunjuk kepada orang-orang beriman supaya segera BANGUN dari tidur di malam hari dan cepat-cepatlah mendirikan SHALAT TAHAJUD yang lama, supaya badan manusia tersebut DIGERAK-GERAKAN sehingga ada KEPASTIAN tidak terkena serangan penyakit JANTUNG yang datangnya secara tiba-tiba dan mematikan hidup manusia.

Itulah petunjuk dari ALLAH, orang yang TIDAK MAU dan MENOLAK untuk mendirikan SHALAT TAHAJUD di setiap malam hari dapat di-PASTI-kan orang tersebut terkena penyakit JANTUNG yang sangat berbahaya sekali, yang rasa sakitnya sangat mengerikan sekali.  

Semoga kita selalu diberi kesehatan lahir dan bathin dengan sebab kita sudah terus menerus mendirikan Shalat Tahajud yang lama di setiap malam hari. Itulah pelajaran kita tentang SHALAT TAHAJUD pada hari ini. 

Semoga kita menjadi golongan orang yang berhasil mendirikan Shalat Tahajud yang lama di setiap malam hari dan memetik buah Shalat Tahajud berupa kita sehatu terus dan terus sehat. 


***Tentang Penulis

Dr. Noorchamid Ustadi, M.Si. adalah Ketua Umum Pimpinan Pusat Hakatindo (Himpunan Keluarga Tahajud Indonesia). Selain sebagai dosen, penulis juga dikenal sebagai motivator dalam ceramah, terutama tentang shalat Tahajud.

Posting Komentar

0 Komentar