Recents in Beach


Ihya M. Kulon, "Aku Talak Satu Sri'ku"


Menertawakan Diri Sendiri dalam Aku Lirik

Inskripsi.com | Puisi Kita, Admin -- Rubrik Puisi Kita yang perdana memuat dua puluh puisi karya Ihya M. Kulon. Keduapuluh puisi ini dipilih dari 35 puisi yang masuk ke redaksi dengan pertimbangan hubungan tematik dan tentu kepadatan maknanya sebagai ciri puisi yang membedakan dengan jenis prosa dan drama.

Puisi berjudul "Aku Talak Satu Sri'ku" dipilih sebagai pemersatu gagasan keduapuluh puisi karena penyairnya tidak memberi judul pada setiap puisinya selain puisi ini. Kulon memilih media jejaring sosial Facebook sebagai ruang ekspresi up date status. Titimangsa setiap puisi menandai puisi di-share di media tersebut.

Menariknya, keduapuluh puisi ini berkisah tentang Sri'ku yang takhabis-habis digauli sebagai "istri simpanan" dalam aku lirik Kulon. Sesekali Sri'ku mendarah daging senyatanya perempuan rumahan seperti terbaca dalam larik //begitu itu sri’ku memberi tahu/bekal pulang pengajian ibuibu//. Namun, Sri'ku menjadi hiperbolis manakala //sri’ku jugalah orang yang pertama/mengenakan baju rok kutang cangcut kerudung masker dan mukena/ dengan dua warna kontras bendera bangsa/ jalanjalan ke manamana//.


Ada karakter aku lirik yang prosaik dari Kulon atau sebut saja nada puisi yang hampir sama. Aku lirik yang mampu menertawakan lekat dan pekatnya pengalaman suka duka dan gula-gula rumah tangga. Dalam perpuisian Indonesia, kecenderungan ini pernah dilakukan oleh F. Rahadi dalam buku puisi Migrasi Para Kampret.


Selain itu, di tahun 1974-1976, rubrik puisi Mbeling di Majalah Aktuil yang diasuh oleh Sastrawan Remi Silado juga menukil nada ironi, sinisme, dan sarkasme atas kemapanan sekaligus kemandekan kreativitas perpuisian kala itu. Berikut contoh puisi kala itu dari Yudhistira ANM Massardi.


Tak Lari


Ketika radio dimatikan 

datanglah sepi yang terkenal itu 

Sewaktu kopi dihabiskan 

matilah lampu. Dan gelap yang terkenal itu datang juga 

Padahal, kalau sepi janda-janda pada lari 

kalau gelap, perawan-perawan juga lari, ke rumah kekasihnya 

Akibatnya banyak orang bunting 

lari tak bisa, tak lari tak bisa. 


Baca juga: Amir Hamzah, Membaca Narasi Kebangsaaan Dalam Mitologi Hang Tuah


Di tahun 1990-an, Joko Pinurbo juga menghela kemampuan menertawakan diri sendiri dalam buku kumpulan puisi Celana dan Di Bawah Kibaran Sarung. Berikut ini puisi "Celana 1" karya Joko Pinurbo.


Celana, 1


Ia ingin membeli celana baru
buat pergi ke pesta
supaya tampak lebih tampan
dan meyakinkan.

Ia telah mencoba seratus model celana
di berbagai toko busana
namun tak menemukan satu pun
yang cocok untuknya.

Bahkan di depan pramuniaga
yang merubung dan membujuk-bujuknya
ia malah mencopot celananya sendiri
dan mencampakkannya.

“Kalian tidak tahu ya
aku sedang mencari celana
yang paling pas dan pantas
buat nampang di kuburan.”

Lalu ia ngacir
tanpa celana
dan berkelana
mencari kubur ibunya
hanya untuk menanyakan:
“Ibu, kausimpan di mana celana lucu
yang kupakai waktu bayi dulu?”

1996

Terakhir, mari kita nikmati kemampuan menertawakan diri sendiri dalam puisi-puisi Kulon yang, bahkan masuk ke dalam renungan-renungan manusia tentang cita, cinta, dan nafsu. Selamat membaca.

Salam Inskripsi,
Nizar Machyuzaar

Baca juga: Chairil Anwar, Kisah Pukau Maut

20 Puisi Karya Ihya M. Kulon

"Aku Talak Satu Sri'ku"

 #1

maha baik tuhan

tak bosanbosannya engkau

memberikan aku waktu

hingga jam delapan pagi

dan itu sering kali


: ada gula ada semut

  Shalat dhuha pakai qunut


tasikmalaya, 27 juni 2020


#2

sri’ku minggat

sudah tiga malam jumat


: rasarasanya anu’ku belum disunat


sri’ku marah hebat

lantaran mahar kawinnya aku sikat

buat kubelikan ajimat

tolakbala duniaakhirat


sebelum minggat

sri’ku tinggalkan pesan surat

isinya singkat tapi sungguh berat


: diriku bagai ranting kering di makam kramat


what !???


tasikmalaya, 29 juni 2020



#3

sri’ku memang agakagak budi

aku suruh dirinya mandi

malah dandan alaala banci


sri’ku memang radarada pe’a

aku minta dibelikan martabak bangka

malah beli mesin air kubota


sri’ku memang benarbenar keras kepala

aku bilang ingin kawin yang ketiga

malah ngancam akan kudeta


sri’ku memang sungguhsungguh luarbiasa

aku ajak main ular tangga

malah ngajak main kudakudaan saja


sri sri


tasikmalaya, 29 juni 2020


#4

sudah jalan seminggu ini

sri’ku tak makan nasi


makannya melulu sushi


katanya lagi diet ketat ala ekstrimis kiri

biar nanti bisa selangsing artis k-pop bai suzy

bisa secantik dayang sumbi


sri’ku bilang program pribadinya ini

akan dijalani 23 hari lagi


sialnya sri’ku baru bilang sore ini

soal pantangan yang haram diingkari

yakni ditindihtindihi


: waduh kiamat dong sri


tasikmalaya, 30 juni 2020


#5

sri’ku marah besar

pipi kiriku sampai ditampar


padahal soalnya cuma kabar

ada yang bilang aku ke bar

nemui si siti barbar

sekuriti bertato cabai kembar


sabar sabar


sri’ku tak sudi bersabar

cintanya sudah terbakar


tasikmalaya, 1 juli 2020


#6

sri’ku divonis positif corona 

harus isolasi mandiri sementara


tak boleh didekati binatang melata

rentan bila terkena semburan bisanya


via wa sri’ku kirimkan fotofoto selfinya

begitu menghiba wajah dan kondisinya

kedua matanya berkacakaca


usut punya usut ternyata

sri’ku terpapar ludah mantannya

yang orang salabintana


kesal dan marah aku dibuatnya

akan sulit memberi maaf dengan rela

bila sri’ku sungguh penjahat cinta


kembali via wa sri’ku menulis fakta peristiwanya

kalau pipi kanannya disun tibatiba

saat dirinya sedang berbelanja


sri’ku memakimaki kasar mantannya tiada tara

dari mulai monyet sampai minyak jelanta


sri’ku memintaminta maaf atas keteledorannya

memohonmohon agar aku mengampuni dirinya


sri’ku bilang tak siap jadi janda

dirinya pasti akan merana 


aku wa balik sri’ku tercinta

bila benar begitu adanya

maaf sri’ku aku terima

dengan ampunan seluas jagat raya


sedang untuk mantan sialannya

kalau tidak masuk penjara

pasti aku racun dia


tasikmalaya, 1 juli 2020


#7

pooohhh

 

*

sejak si bungsu anak kami yang kelima meninggalkan rumah pada akhirnya

ikut suaminya ke jakarta untuk menetap di sana

aku dan sri’ku tinggal berdua saja

bagai adam dan hawa 

 

sehari sejak sepuluh tahun lalu itu oh ternyata

bila senja tiba

aku dan sri’ku selalu duduk berdua

di bangku bambu panjang di beranda belakang rumah kami yang sederhana

 

meski tak ada yang istimewa yang bisa kami nikmati bersama dari beranda belakang rumah kami yang sederhana 

sungguh kami berdua bersyukur masih bisa tetap saling menjaga

 


kami berdua selalu mencoba tetap bahagia tanpa noda

meski harus jauh menanggung rindu pada anakanak cucucucu tercinta

 

aku dan sri’ku tak ingin merana

bagi kami berdua

beranda belakang rumah harus menjadi surga

bila senja tiba

 

**

bila sedang berdua di belakang rumah kami yang sederhana itu

sri’ku kadang berdiri tepat di sampingku

jarijari kedua tangannya berkeliaran di kepalaku

mencaricari mungkin saja ada satu-dua kutu

 

sesekali jari telunjuk sri’ku menggarukgaruk dengan lembut

untuk membersihkan ketombeketombe yang menempel di permukaan kulit kepalaku yang mulai kisut

 

yang aku sungguhsungguh suka dari sri’ku

bila sambil mencaricari kutu di kepalaku

dirinya selalu menyenandungkan sepotong kecil lagu dari tanah minang dengan merdu

 

: banangbanang cinto… den sulam den rendo...

 

meski cuma dua baris bait lagu itu dan itu

bagiku bagai suara bisikan tuhan di telinga kananku

 

tapi seringkali juga oleh kedua tanganku

aku pijiti kedua telapak kaki sri’ku

bila dirinya sudah mengeluh terasa linulinu

 

***

kini senja

aku dan sri’ku duduk berdua

 

sri

 

ya

 

tak lama lagi sri

kalau kita berciuman pasti

bunyinya pooohhh 

 

aku tengok sri’ku tengah meringisringis ngeri

lantas sri’ku nyeringai kunti

 

tasikmalaya, 3 juli 2020


#8

sri’ku tambah solehah saja

tak pernah tinggal shalat tahajud

juga shalat dhuha


shalat gerhana pun dilakukannya


bila sri’ku terkejut selalu berucap astaga

bila sri’ku senang hatinya mengucap alhamdulillah


bila jiwa sri’ku bergetar tibatiba

kalimat subhanallah keluar dari bibir ranumnya

bila sri’ku menyaksikan fenomenafenomena alam dunia

menetesnetes air matanya


sri’ku sungguh istri kedua yang marhamah


tapi bila aku salah panggil namanya

dengan nama istri pertamaku laila

sri’ku langsung teriak tidur sana di mushala


tasikmalaya, 4 juli 2020


#9

dukun bilang sri’ku kena santet

jenis santet kancing jepret


gejala sri’ku seperti orang yang habis makan gelang karet brentet


si dukun beri tahu ciriciri si lelaki yang nyantet

ngomongnya mrapatmrepet

persis suara terompet konslet


sri’ku disantet lantaran hati si lelaki itu kepencet


jelas diriku seperti kena slepet


dasar sompret dasar kampret

pasti akan aku balik santet itu monyet

biar burungnya kontet


tasikmalaya, 5 juli 2020


#10

bila sepi

nyanyi


bila rindu

nikmati


bila mimpi

bumbui


bila cinta

kawini


bila birahi

sri


tasikmalaya, 6 juli 2020


#11

*

akhirnya sri’ku hamil juga

hasil testpact dua garis hitam yang bicara


eyaa eeyaaa eeeyaaaa


alangkepalang girang aku dibuatnya

tak percuma satu tahun aku berupaya sekuat raga

pagisiangsore dan malam sri’ku aku perkosa

hasilnya sungguh diluar kepala


selain yang utama aku bersyukur pada tuhan yang mahakuasa atas segala kehendak baiknya

tentu ada sebab lain yang tak bisa dilupakan besar jasanya

yaitu aneka jamujamu greng asli bumi nusantara lama

serta ramuanramuan perkasa racikan para leluhur orang cina

yang rutin aku konsumsi sebelum berlaga


**

kedua pipi sri’ku meronarona

saat aku pandangi tubuh hamil mudanya


tasikmalaya, 7 juli 2020



#12

hari kiamat akhirnya datang juga

sri’ku dilabrak laila istri pertamaku tibatiba


untungnya aku sedang tidak berada di tkp

tapi aku merasa rugi juga kehilangan momentum yang berharga top


tak tau mana yang benar mana yang berdusta

yang pasti laila dimakan cemburu semata

lantaran baru mengetahui sri’ku tengah hamil tua


sri’ku menangis tersedusedu di pangkuanku

sri’ku ikhlas diserbu laila tanpa mengetuk pintu lebih dulu


namun dari semua perlakuan buruk laila tadi siang itu

yang sri’ku tak bisa terima katakata makian laila yang terakhir sebelum berlalu


: dasar pelakor dasar petelor


tasikmalaya, 9 juli 2020


#13

hujan badai bisa berhenti

jalanjalan tol bisa sepi

tapi cintaku padamu sri

terus berlarilari ramai di hati


master kung fu bisa mati

agenagen rahasia bisa bersembunyi

tapi rinduku padamu sri

tetap menyalanyala membakar sunyi




tasikmalaya, 9 juli 2020



#14

berbuat dosadosa sedikit itu asyik

asal jangan berisik


punya dosadosa sedikit itu bikin asyik

jangan terlalu dirasarasa syirik


karena tuhan mau kita tetap nelisik

siangmalam kepadanya kita berbisik


begitu itu sri’ku memberitahu 

bekal pulang pengajian ibuibu


tasikmalaya, 10 juli 2020



#15

sri’ku kini tak akan lagi kendur tak sudi mundur

akan siap meladeni laila bila kembali datang menggempur ngajak tempur


sebilah celurit sudah sri’ku siapkan

dibelinya dari seorang anak sma yang doyan tawuran


semprotan merica level lima juga sudah ada di tangan

yang sri’ku dapat dari seseorang lewat online dengan cod-an


diamdiam aku jadi penasaran

barangbarang savety apa lagi yang sudah digenggam sri’ku selain keberanian


baru kemudian aku tau setelah sebulan

ternyata sri’ku menempelkan kertas bertuliskan mantramantra pengusir jin dan setan

di daun pintu depan


edan


tasikmalaya, 15 juli 2020



#16

aku tahu sri’ku sedang birahi

senyumnya aku rasakan mendidih berapiapi


sri’ku bilang mau sekarang atau nanti

mau dikeroki  dulu atau diuruti

mau ngopi dulu atau mandi


sekarang atau nanti sama berarti

mau di atas mau di bawah itu soal pilihan posisi


yang penting jangan lupa gosok gigi

jangan sampai mulut bau akiaki mati suri


tasikmalaya, 16 juli 2020


#17

aku memang sudah merasakan ada yang berbeda

pada bagian tertentu tubuhku tapi entah apa


yang aku tau sri’ku begitu murka

kedua biji matanya menyalanyala


sri’ku geram singa tibatiba

saat tau cd merah jambunya 

aku pakai tak sengaja


tasikmalaya, 20 juli 2020


#18

aku bersyukur sri’ku tak ingin mundur teratur

setelah tau anu’ku agakagak lekas mendengkur


sri’ku bilang banyakbanyakin makan sayurmayur

seringseringin berjemur


tak perlu jugalah berlamalama di lubang sumur

tak guna jugalah berpurapura perkasa dengan umur


yang penting bisik sri’ku aku tetap bersyukur

lima menit pertama bisa bikin gempa kasur


tasikmalaya, 22 juli 2020



#19

AKU TALAK SATU SRI’KU


aku talak satu sri’ku

gelap mata aku diburu malu


sisa dua talak menunggu


terpaksa aku bertindak itu

tak lain demi kebaikan sri’ku

agar tak lagi sampai berbuat terlalu

diluar jangkauan waspadaku


bagaimana aku tak berang

dua hansip keamanan lingkungan bilang

bila keluar pintu rumah sri’ku saying

pakai baju tak pakai kutang


tasikmalaya, 1 agustus 2020



#20

cinta sri’ku padaku ternyata

lebih besar cintanya

sri’ku kepada negara Indonesia


ulah orang pertama

yang memasang di halaman rumah bendera sangsaka

berkibarkibar satu bulan lamanya

sebelum yang lain ada


sri’ku tak peduli diomongi tetangga

bagi sri’ku itu tanda cintanya


sri’ku jugalah orang yang pertama

mengenakan baju rok kutang cangcut kerudung masker dan mukena

dengan dua warna kontras bendera bangsa

jalanjalan ke manamana


sri’ku tak peduli dikatai tetangga

bagi sri’ku itu bukti cintanya


dan sri’ku jelas yang pertama

satusatunya istri muda di negara pancasila

yang menyambut pulang suaminya di pintu rumah pulang kerja

dengan teriakan merdeka merdeka merdeka


hahahaha


tasikmalaya, 14 agustus 2020


Ihya M Kulon tinggal di Ciakar, Cibeureum, Kota Tasikmalaya



Posting Komentar

0 Komentar