Recents in Beach


Risalah Tahajud (1), Kepastian untuk Mendapat Hidup Sukses

C:\Users\USER\Pictures\FOTO KETUA STIE MUSI RAWAS MEI 2015.jpg

Oleh Noorhamid Ustadi

Hari ini kita terus belajar tentang ilmu Shalat TAHAJUD yaitu pelajaran yang sangat berharga sekali dari ALLAH, Tuhan bagi Seluruh Alam Semesta. Selain nama ALLAH pasti BUKAN TUHAN.

Hari ini kita membaca dan memahami kitab suci AL-QURAN Surat AL-HAJJ (Surat ke 22) Ayat ke 77: “Wahai orang-orang yang percaya kepada kebenaran isi AL-QURAN (beriman), rukuklah kamu, sujudlah kamu, sembahlah Tuhan kamu (ALLAH), dan berbuatlah kebaikan, PASTI kamu di kemudian hari mendapatkan KESUKSESAN”.

Saudaraku, itulah Perintah ALLAH untuk mendirikan Shalat dan selalu melakukan perbuatan yang baik menurut ketentuan dari ALLAH. Kedua syarat itu merupakan JAMINAN dari ALLAH bagi siapa saja yang ingin mendapatkan berbagai kesuksesan ketika hidup di dunia ini. Syarat pertama yaitu harus Taat dan Patuh terhadap PERINTAH UNTUK MENDIRIKAN SHALAT yang telah ditetapkan oleh ALLAH.

Salah satu SHALAT yang harus didirikan dan ada tertulis di dalam Kitab Suci AL-QURAN adalah SHALAT TAHAJUD. Jadi Shalat Tahajud itu merupakan Shalat yang harus kita kerjakan di setiap malam hari.

Setelah kita melaksanakan PERINTAH ALLAH untuk mendirikan Shalat Tahajud tersebut, kita harus selalu melakukan semua perbuatan baik. Semua perbuatan buruk yang dilarang oleh ALLAH harus kita jauhi dan tidak kita kerjakan.

Jika ada orang sudah mendirikan SHALAT TAHAJUD di setiap malam hari, tetapi orang tersebut masih saja melakukan perbuatan-perbuatan buruk dan jahat, maka orang tersebut shalatnya sia-sia dan tidak berhasil.

Sungguh, SHALAT TAHAJUD itu harus dapat menjadikan pelakunya tidak mau melakukan perbuatan-perbuatan yang keji dan buruk sekali. Shalat TAHAJUD Itu harus sanggup dan mampu MENCEGAH para pelakunya dari melakukan semua perbuatan yang sia-sia, keji, kejam, serta jahat. Ingatlah saudaraku, hanya ALLAH yang menjadikan kita SUKSES dalam kehidupan di dunia ini.

 Jika hidup kita SUKSES di dunia ini, maka dapat di-PASTI-kan, hidup kita di akherat juga SUKSES.  Apabila hidup sesorang itu TIDAK SUKSES ketika hidup di dunia ini, maka dapat di-PASTI-kan, hidup orang tersebut TIDAK SUKSES di alam akherat nanti.

Siapa saja yang BUTA ketika hidup di dunia ini, maka dapat di-PASTI-kan, orang tersebut hidup di alam akherat nanti juga dalam keadaan BUTA.Itulah sebabnya, kita sebagai orang Islam harus bangun di tengah malam dan kemudian ber-SEGERA mendirikan SHALAT TAHAJUD yang lama di setiap malam hari, di saat itu jutaan manusia sedang Tidur lelap melupakan PERINTAH ALLAH untuk mendirikan Shalat TAHAJUD.

Siapa saja yang me-LUPA-kan PERINTAH ALLAH, maka ALLAH juga melupakan orang tersebut. Artinya, ALLAH tidak mau menolong dan melindungi orang tersebut. Orang tersebut tidak diurus dan tidak dipimpin lagi oleh ALLAH. Jika ALLAH sudah meninggalkan orang tersebut, maka datanglah SETAN kepada orang tersebut untuk menyesatkan orang ini supaya memasuki jurang neraka yang sangat dalam.

Orang yang ber-Tahajud di setiap malam hari, dapat di-PASTI-kan, TIDAK AKAN dipimpin oleh Setan yang terkutuk dalam menempuh perjalanan hidup di dunia ini. Sebab, dapat di-PASTI-kan, ALLAH selalu melindungi serta menolong orang yang Tekun dan Gigih mendirikan SHALAT TAHAJUD di setiap malam hari. Selama ini, kita salah memahami tentang Setan ini.  Setan itu ternyata bukan berupa mahluk hidup. Setan itu sebuah julukan bagi Penipu yang sangat ahli dalam menipu.  Jika ada orang berhasil ditipu oleh orang lain, maka itu artinya Setan telah datang kepada orang yang berhasil ditipu tersebut.

Terbukti, Setan itu wujudnya berupa manusia dan Jin (mahluk halus yang orang biasa tidak mampu melihatnya).  Seringkali manusia mendengar bisikan dari setan berupa Jin supaya manusia mau melakukan perbuatan jahat.  Jika orang tersebut, setelah mendengar bisikan untuk berbuat jahat dari setan, mau melaksanakan bisikan suara tadi, maka itu artinya orang tersebut telah berhasil ditipu oleh setan.  

Sebagai contoh, orang yang mau bangun di tengah malam untuk mendirikan Shalat Tahajud, tiba-tiba mendengar ada bisikan halus dari setan, “Hari masih malam, ayo tidur lagi saja”.  Jika orang tersebut, kemudian memilih tidur lagi, tidak jadi bangun tidur untuk mendirikan Shalat Tahajud, maka itu artinya orang tersebut telah berhasil ditipu oleh setan.  Orang tersebut memilih taat dan patuh kepada perintah setan.  Perintah dari ALLAH untuk mendirikan Shalat Tahajud tidak jadi dilaksanakan. 

Setiap orang yang mau mendirikan Shalat Tahajud pasti menghadapi banyak sekali tantangan dan godaan.  Salah satu contoh tantangan tersebut adalah rasa malas yang luar biasa untuk bangun di tengah malam, di saat sedang enak-enaknya tidur.

Saudaraku, itulah KEPASTIAN yang diberikan oleh ALLAH, Tuhan yang telah menciptakan seluruh Alam Semesta dan segala isinya, termasuk menciptakan manusia.  Itulah pelajaran tentang SHALAT TAHAJUD kita pada hari ini yang disampaikan oleh HAKATINDO (Himpunan Keluarga Tahajud Indonesia), MOTIVATOR SHALAT TAHAJUD NO. 1 DI INDONESIA.   Semoga dengan tahajud  yang ikhlas dan di setiap malam hari, kita sanggup menciptakan banyak kesuksesan di dalam hidup kita di dunia ini.


***Tentang Penulis

Dr. Noorchamid Ustadi, M.Si. adalah Ketua Umum Pimpinan Pusat Hakatindo (Himpunan Keluarga Tahajud Indonesia). Selain sebagai dosen, penulis juga dikenal sebagai motivator dalam ceramah, terutama tentang shalat Tahajud.

Posting Komentar

2 Komentar

  1. Mantap pak, besemanggat sekali tuk sukses lewat tahajud

    BalasHapus
  2. Mantap pak, besemanggat sekali tuk sukses lewat tahajud

    BalasHapus